10 Pantangan Makanan & Minuman untuk Penderita Darah Tinggi

Ketika mendengar tentang pantangan makanan bagi penderita darah tinggi atau hipertensi, Anda mungkin langsung berpikir tentang makanan tinggi garam.

Ya, itu benar, menurut Medical News Today. Disebutkan bahwa penderita hipertensi harus bisa memperhatikan jenis makanan yang dimakannya.

Pasalnya, gangguan kesehatan ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius di kemudian hari. Kalau sudah begini, performa Anda pasti akan terganggu.

Kali ini Glints menghimpun berbagai sumber terpercaya untuk memberikan informasi makanan yang harus dihindari bagi penderita darah tinggi.

Yuk, simak jenis makanan apa saja di bawah ini!

1. Makanan tinggi garam

Makanan paling umum yang harus dihindari oleh penderita tekanan darah tinggi adalah makanan asin atau tinggi garam.

Makanan ini tinggi natrium, yang dapat memengaruhi keseimbangan cairan dalam darah.

Menurut American Heart Association, asupan natrium yang dibutuhkan tubuh adalah 2.300 mg per hari atau sekitar satu sendok teh.

Oleh karena itu, kami menyarankan Anda untuk memperhatikan daftar nutrisi produk, jika ada, dan menghitung jumlah garam yang masuk ke dalam tubuh.

2. Makanan tinggi gula

Selain garam, makanan tinggi gula juga harus dihindari karena dapat meningkatkan tekanan darah.

Mengutip Healthline, gula dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas. Kedua gangguan ini jika dibiarkan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Faktanya, sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa mengonsumsi makanan tinggi gula justru dapat meningkatkan risiko hipertensi dibandingkan dengan makanan asin.

Namun, kita disarankan untuk mengonsumsi gula hanya 25 gram untuk wanita dan 36 gram untuk pria per hari.

3. Goreng

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gorengan bisa berbahaya bagi tubuh, lapor HealthMatch.

Salah satunya adalah peningkatan risiko tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes tipe 2, dan gagal hati.

Makanan jenis ini sebaiknya dihindari oleh penderita tekanan darah tinggi karena gorengan mengandung lemak jenuh dan trans yang tinggi.

Kedua lemak ini diketahui dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

4. Daging merah

Kita sering mendengar bahwa daging merah merupakan pantangan bagi penderita hipertensi.

Pasalnya, dalam proses mencerna daging merah, tubuh mengeluarkan zat yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu, jangan terlalu sering mengonsumsi daging sapi, kambing, atau domba jika Anda telah didiagnosis menderita tekanan darah tinggi.

Perlu juga diperhatikan bahwa semakin merah daging yang dikonsumsi, semakin tinggi kemungkinan terkena tekanan darah tinggi.

5. Daging olahan

Agar tidak semakin memperparah kondisinya, penderita hipertensi disarankan untuk mengonsumsi daging putih atau daging lainnya.

Namun, daging seperti daging olahan tetap harus diperhatikan terlebih dahulu.

Daging olahan biasanya tinggi lemak trans untuk menjaga makanan lebih lama.

Selain itu, juga tinggi garam, gula, karbohidrat dan rendah serat. Semua ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

6. Makanan kaleng

Produk selanjutnya dalam daftar pantangan makanan untuk tekanan darah tinggi adalah makanan kaleng.

Seperti halnya makanan olahan, makanan kaleng bisa bertahan lama karena mengandung banyak garam.

Misalnya, satu kaleng ikan sarden mengandung sekitar 282 mg natrium. Seperti yang Anda ketahui, angka itu adalah 12% dari asupan harian Anda, kata WebMD.

Oleh karena itu, jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi makanan kaleng, perhatikan sekali lagi kadar garam dan gulanya.

7. Minuman berkafein

Meskipun minuman berkafein seperti kopi dan teh dapat memberi energi pada tubuh, minuman tersebut dapat memberikan efek buruk bagi penderita hipertensi.

Pasalnya, kafein merupakan zat yang dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka waktu tertentu.

Oleh karena itu, penderita tekanan darah tinggi sebaiknya menghindari minum kopi atau teh terlalu banyak. Batasi saja sekitar 355 ml setiap hari.

8. Alkohol

Alkohol juga masuk dalam daftar minuman yang bisa meningkatkan tekanan darah.

Menurut sebuah studi oleh ScienceDirect, mengurangi konsumsi alkohol mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi.

Selain itu, alkohol juga dapat menghambat kerja obat antihipertensi, sehingga tidak bekerja efektif.

9. Saus ekstra

Ada beberapa yang suka menggunakan saus saat makan. Bahkan, ada yang tidak bisa makan tanpa sambal.

Jika Anda salah satunya dan menderita hipertensi, sebaiknya hindari kebiasaan ini.

Alasannya adalah saus tambahan seperti saus sambal, tomat, kecap dan mayones adalah makanan tinggi garam atau gula

Rasanya mungkin tidak terlalu asin atau manis, tetapi masih bisa membuat Anda melebihi jatah harian Anda.

10. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Menurut Healthline, banyak yang menganjurkan untuk menjauhi makanan tinggi lemak jenuh saat Anda memiliki tekanan darah tinggi.

Namun, ternyata lemak jenuh bisa ditemukan di banyak jenis makanan. Mungkin di antara mereka ada yang tidak Anda ketahui sebelumnya.

Misalnya pada makanan ringan seperti coklat, cookies, puding dan cake lainnya.

Hal ini juga dapat ditemukan dalam bahan masakan sehari-hari seperti minyak sayur, mentega, dan margarin.

Padahal, produk susu olahan juga bisa tinggi lemak jenuhnya.

Kita tidak boleh langsung berhenti memakannya, namun makanan dan minuman ini harus dibatasi sebisa mungkin agar keadaan tubuh dapat kembali normal.

Demikian informasi dari Glint mengenai pantangan makanan bagi penderita hipertensi atau darah tinggi.

Pada dasarnya, makanan yang harus dihindari adalah makanan yang tinggi garam, gula, dan lemak jenuh.

Tentunya agar tubuh menjadi sehat kembali diperlukan olahraga yang keras dan istirahat yang cukup.

Jika Anda ingin informasi tentang ini, Anda tidak perlu mencari di mana pun. Glints telah menyiapkan berbagai artikel kesehatan kerja untuk Anda.

Mulai dari tips dan trik latihan di rumah atau di tempat kerja hingga posisi tidur terbaik.

Ayo, temukan dan baca selengkapnya dengan sekali klik Di Sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *