4 Gaya Penulisan yang Harus Dipahami Penulis

Memahami gaya menulis tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga kemampuan verbal secara umum.

Artinya dengan memahami gaya penulisan yang berbeda, komunikasi yang Anda bentuk akan lebih efektif.

Memang melaporkan bahwa salah satu langkah penting dalam komunikasi yang efektif adalah menggunakan gaya penulisan yang sesuai dengan tujuan.

Lalu gaya penulisan seperti apa yang harus Anda ketahui? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Menentukan gaya penulisan

Gaya penulisan adalah teknik penulisan yang digunakan untuk mengkomunikasikan tujuan surat kepada pembaca.

Meskipun setiap penulis berbeda, penyesuaian gaya penulisan tetap diperlukan untuk menyampaikan pesan dengan benar kepada pembaca.

Misalnya, ketika Anda menulis tentang produk versi terbaru, Anda harus menggunakan keahlian dan gaya penulisan yang persuasif.

Tujuannya tentu saja untuk meyakinkan pelanggan agar membeli produk terbaru.

4 jenis gaya penulisan

Mengutip URI, target audiens dan tujuan surat adalah dua faktor yang menentukan gaya tulisan Anda.

Secara umum, ada empat jenis gaya penulisan yang bisa Anda gunakan dan kembangkan sebagai seorang penulis.

1. Persuasif

Surat Persuasif atau gaya penulisan persuasif digunakan untuk meyakinkan pembaca untuk mengambil keputusan.

Misalnya, saat Anda membuat konten produk, tanda tangan-itu harus menarik atau membujuk pembaca untuk membeli produk.

REKOMENDASI  6 Tips Buka Puasa saat Masih di Jalan Pulang Kantor

Surat yang memikat dibuat berdasarkan hasil penelitian dan penalaran yang logis, sehingga memuat pendapat dan pandangan pribadi penulis.

Mengutip Owl Cation untuk meyakinkan pembaca agar mengikuti dan setuju dengan pandangan penulis, gaya penulisan ini biasanya disertai dengan pembenaran dan alasan.

Gaya penulisan ini juga tergolong tendensius karena mengemukakan pendapat pengarang. Surat Persuasif biasa digunakan pada:

  • brosur perusahaan
  • iklan
  • kolom opini
  • Penawaran komersial
  • surat pengantar
  • surat rekomendasi
  • ulasan produk/jasa
  • gerakan pemasaran

2. Narasi

tulisan naratif atau gaya penulisan naratif adalah tulisan yang dengan jelas menceritakan sebuah cerita dari awal sampai akhir.

Tujuan utama gaya penulisan ini adalah menceritakan sesuatu untuk menarik perhatian pembaca.

Penulis akan menyertakan acara kilas balik untuk berkomunikasi lebih baik dengan audiens dan pembaca.

Selain itu, penggunaan karakter dan dialog untuk menceritakan sebuah cerita yang lengkap menjadi ciri khas surat naratif.

Di tempat kerja, teks deskriptif ini biasanya digunakan oleh tim penjualan anggukan ide promosi penjualan.

Di samping itu, tulisan naratif juga digunakan untuk beberapa tujuan seperti:

  • biografi
  • skenario
  • memoar
  • puisi
  • novel
  • cerita pendek

3. Eksposur

Kamus Anda mengatakan itu surat penjelasan atau deskripsi ini biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi kepada pembaca.

Uraian atau penjelasan ini dimaksudkan untuk membantu audiens lebih memahami topik bahasan.

Teks eksplanasi atau deskripsi ditulis berdasarkan fakta dan tidak menyiratkan pendapat penulis.

REKOMENDASI  8 Cara Mengatasi Alergi Debu di Lingkungan Rumah dan Kantor

Artikel ini akan menjawab pertanyaan dari pembaca tentang topik yang sedang dibahas.

Dengan gaya deskriptif, surat akan ditata sedemikian rupa untuk memudahkan pembaca memahami apa yang ingin disampaikan.

Anda dapat menemukan gaya penulisan ini di:

  • artikel pendidikan dan buku pelajaran
  • koran
  • manual atau instruksi
  • penulisan ilmiah, teknis dan bisnis
  • buku resep

4. Deskriptif

Gaya penulisan deskriptif berfokus pada detail seperti latar, karakter, atau peristiwa.

Tujuan dari teks deskriptif adalah untuk membuat pembaca merasa seolah-olah mereka telah mengalami sendiri peristiwa atau kejadian yang dikisahkan teks tersebut.

Penulis dapat menggunakan spekulasi dan perumpamaan untuk memberikan gambaran yang jelas kepada pembaca.

Ketika Anda menggunakan surat keteranganAnda harus bisa membentuk gambaran bagi pembaca dengan menggunakan deskripsi.

Dalam banyak kasus, surat keterangan lebih bersifat pribadi, subyektif, dan suratnya tidak terlalu panjang.

Contoh penggunaan gaya penulisan deskriptif adalah artikel Profil Perusahaan V Situs web perusahaan.

Semua seutuhnya, surat keterangan juga dapat ditemukan dalam puisi, jurnal pribadi dan buku harian.

Ini adalah empat gaya penulisan dasar yang perlu Anda pahami sebagai seorang penulis.

Bagaimana Anda menulis dan menyusun narasi Anda akan berdampak besar pada pesan yang ingin Anda sampaikan.

Nah, selain untuk memahami gaya menulis, Glints juga sudah menyiapkan banyak artikel untuk mengembangkan kemampuan menulis Anda.

Ayo, periksa di sini dapatkan dan baca artikelnya secara gratis!

REKOMENDASI  10 Makanan yang Mengandung Kalium atau Potasium

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *