Apa Itu, Tanggung Jawab, & Skill yang Dibutuhkan

Pernahkah Anda mendengar tentang perawat? Profesi keperawatan merupakan profesi yang dikatakan berkaitan dengan keperawatan.

Tapi apakah itu? Nah, JJika Anda tertarik, Anda bisa melihat jawaban dan seluk-beluk profesi ini di artikel ini.

Di sini Glints akan memberi tahu Anda apa profesi perawat itu, apa bedanya perawat D3 dan S1, tanggung jawab dan keterampilan diperlukan.

Yuk langsung saja simak pemaparan di bawah ini ya.

Apa itu perawat?

Perawat adalah perawat yang telah menyelesaikan pendidikan profesi di bidang keperawatan. Perawat akan diberikan sertifikat profesional dan gelar Ns. pada akhir pendidikan mereka.

Nah, istilah perawat biasanya diasosiasikan dengan perawat. Hal ini dapat dikatakan tidak praktis, karena perawat hanya ditugaskan pada perawat yang telah mengenyam pendidikan profesi keperawatan.

Menurut belajar dalam Jurnal Keperawatan Soedirman, mahasiswa akan menerapkan teori keperawatan yang dipelajari dalam praktik ke dalam program pendidikan keperawatan.

Praktek ini dapat dilaksanakan baik di rumah sakit, puskesmas, masyarakat, maupun dalam berbagai bentuk pelayanan medis lainnya.

Nah uniknya, sesuai standar organisasi AIPNI (Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia), lulusan S1 Keperawatan diwajibkan menyelesaikan pendidikan profesi keperawatan.

Nah, ditambah dengan memperoleh SPO (sertifikat pendaftaran), seorang perawat bisa praktik keperawatan.

ACT sendiri baru bisa didapatkan setelah orang tersebut menyelesaikan pendidikan profesi keperawatan sesuai dengan UU No 83 Tahun 2019.

REKOMENDASI  Points OVO Buat Apa? Penjelasan & Cara Menggunakan

Perbedaan antara D3, S1 dan Asisten Keperawatan

Ada beberapa perbedaan mendasar antara D3, S1 dan profesi keperawatan. Beberapa di antaranya adalah jenis pendidikan, lama studi, dan pilihan profesi.

1. Perawat lulusan D3

Lulusan Pendidikan D3 Keperawatan mendapat gelar A.Md.Kep (Madya Madya Keperawatan) dan disebut sebagai perawat profesional.

Biasanya, mata kuliah D3 Keperawatan ini memiliki beban pengajaran sebanyak 116 sks dan membutuhkan waktu penyelesaian selama 3 tahun dengan penekanan pada praktik di lapangan.

Setelah lulus, perawat dengan ijazah D3 dapat mengikuti tes kualifikasi untuk mendapatkan STR sehingga dapat diakui sebagai perawat advokasi.

Dalam perspektif karierperawat profesional ini biasanya menjadi perawat eksekutif yang membantu perawat profesional.

2. Perawat lulusan S1

Perawat yang terdaftar di program S1 akan lebih banyak mempelajari teori daripada praktik langsung.

Setelah lulus, lulusan Sarjana Keperawatan akan mendapatkan gelar S.Kep atau Sarjana Keperawatan.

Umumnya setelah menyelesaikan pendidikan ini, mahasiswa tersebut diwajibkan untuk melanjutkan Program Profesi Ners dan lulus tes kualifikasi STR untuk menjadi perawat.

Namun, ada juga lulusan yang memutuskan untuk tidak melanjutkan studi.

Dalam situasi ini, mereka dapat memilih karir yang masih berhubungan dengan kedokteran, seperti penjualan obat-obatan dan alat kesehatan atau bidang lain seperti asuransi kesehatan.

Ada yang masih bisa bekerja di institusi medis, tapi sudah di bidang administrasi.

3. Perawat telah lulus dari profesi keperawatan.

Khusus bagi perawat yang ingin menempuh program profesi keperawatan, terlebih dahulu harus memiliki gelar sarjana untuk dapat mengikutinya.

Namun berbeda dengan D3 dan S1 keperawatan, pendidikan vokasi keperawatan hanya berlangsung selama 1 tahun dengan fokus praktik di lapangan.

REKOMENDASI  Kenali Arti, Tanggung Jawab, dan Skills Wajib

Jadi, secara total untuk mendapatkan gelar keperawatan, Anda harus bersekolah selama 5 tahun (4 tahun sarjana dan 1 tahun pendidikan profesi).

Untuk pilihan profesinya sendiri, orang yang sudah memiliki gelar Ns dan memiliki STR dapat bekerja di institusi medis sebagai perawat profesional.

Tugas dan tanggung jawab perawat

Berikut tugas dan tanggung jawab perawat dalam kehidupan sehari-hari:

  • Mencatat riwayat medis pasien secara detail.
  • Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien.
  • Dengarkan pasien untuk menganalisis kebutuhan mereka.
  • Konseling dan pendidikan kesehatan pasien.
  • Berkoordinasi dengan layanan kesehatan lain dan profesional.
  • Tetap up to date dengan kemajuan dalam keperawatan, perawatan kesehatan dan kedokteran.
  • Ambil darah dan lakukan tes medis.
  • Periksa tanda-tanda vital pasien.
  • Mencatat kondisi pasien dalam laporan berkala.

Keterampilan yang dibutuhkan untuk perawat

1. Empati

Menurut Sungguh, keterampilan Empati adalah kemampuan seseorang untuk merasakan apa yang dialami orang lain.

Seorang perawat atau asisten perawat yang baik harus mampu memperhatikan perasaan pasien dan merespon apa yang dirasakannya.

Dengan cara ini, ia dapat memberikan perawatan paling efektif yang dibutuhkan pasiennya.

2. Komunikasi

Perawat akan terus berinteraksi dengan pasien untuk memberikan informasi tentang penyakit yang mereka hadapi, kondisi mereka saat ini, dan mengedukasi mereka tentang pilihan pengobatan.

Tentu saja, tidak satu pun dari hal-hal ini dapat dilakukan secara efektif tanpanya. keterampilan komunikasi Bagus.

Terlebih lagi, perawat juga akan bekerja sama dengan tenaga kesehatan lain seperti dokter, fisioterapis, dan lainnya.

Dia harus bisa mendengarkan instruksi dari semua orang yang merawat pasien untuk memberikan perawatan sebaik mungkin.

3. Manajemen waktu

Keperawatan merupakan pekerjaan yang membutuhkan perhatian lebih pada manajemen waktu. Apalagi jika ia harus menangani banyak pasien sekaligus.

REKOMENDASI  Analis Kesehatan: Tugas, Kualifikasi, dan Skill Pentingnya

DENGAN keterampilan Dengan begitu, ia bisa mengatur kebutuhan setiap pasien agar mereka semua bisa mendapatkan perawatan, serta memprioritaskan pasien mana yang perlu dirawat terlebih dahulu.

4. Kerjasama

Selain berinteraksi dengan profesional kesehatan lainnya, praktisi perawat harus dapat bekerja dengan masing-masing anggota tersebut.

Tidak jarang perawat menghubungi dokter perawatan primer mereka untuk mendiskusikan langkah terbaik bagi pasien mereka.

Tanpa kerjasama yang baik antara perawat dan dokter, tentunya pasien tidak akan bisa mendapatkan perawatan yang sebaik mungkin.

Demikian sekilas tentang profesi keperawatan, perbedaan D3 dan S1, tanggung jawab dan tanggung jawab Glints keterampilan-miliknya.

Profesi keperawatan pada dasarnya adalah seorang perawat sarjana yang dilatih dalam program pendidikan keperawatan selama 1 tahun.

Namun, seorang perawat tidak dapat bekerja di institusi medis sebagai perawat profesional sampai dia menerima STR.

Selain itu, profesi keperawatan juga berbeda dengan keperawatan advokasi yang merupakan profesi lulusan D3 keperawatan.

Apakah Anda tertarik untuk menjadi seorang perawat? Kalau iya, semoga sukses dengan karirmu, ya!

Nah, selain informasi di atas, masih banyak prospek karir lain yang bisa Anda pertimbangkan sebagai pilihan karir.

Untuk informasi lengkap tentang topik ini, Anda dapat mengunjungi blog Glints.

Dimulai dengan prospek karir pemasaran, penjualanuntuk IT semuanya ada di sini.

Yuk, temukan masing-masing pilihan karir ini secara gratis dengan sekali klik Di Sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *