Update Harga Emas Hari Ini 22 Januari 2024, Naik atau Turun?

Harga Emas Hari Ini 22 Januari 2024 adalah Rp1.127.000 per gram. Harga naik Rp2.000 dari perdagangan Jumat (19/1/2024). Pada perdagangan Jumat, harga emas Antam berada di posisi Rp1.125.000 per gram.

Adapun, harga pembelian kembali atau buyback di kisaran Rp1.026.000 per gram. Itu artinya jika Anda ingin menjual emas, Antam akan menghargainya Rp1.026.000 per gram.

Harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta Timur.

 

Harga Emas 22 Januari 2024

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.00 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam tersedia.

 

Emas Batangan

Berikut daftar harga emas batangan yang dijual Antam:

  • 1000 gram: Rp1.067.600.000

 

Emas Corak Batik

Antam juga menjual emas dengan corak batik Bokor Kencono, batik Huk, batik Srimanganti dan batik Mahkota Siger.

Tampilan emas corak Batik Bokor Kencono, Huk, Srimanganti, dan Mahkota Siger

 

Untuk harga emas Antam bercorak batik:

 

#1 Batik Bokor Kencono

 

#2 Batik Huk

 

#3 Batik Srimanganti

 

#4 Batik Mahkota Siger

 

Keterangan:

  • Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%.
  • Saat menyertakan NPWP akan memperoleh potongan pajak lebih rendah sebesar 0,45%.

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai harga emas hari ini di kota Surabaya, Bandung, Medan dan Semarang, silakan cek di halaman harga emas hari ini.

 

Bingung bagaimana mulai investasi emas? Konsultasikan bersama Perencana Keuangan HOOQ.ID.

Konsul Rencana Keuangan

 

Berita Harga Emas Hari Ini 22 Januari 2024

Trading Strategy: 

Opsi BUY dekat support

(atau cek di artikel untuk area alternatif)

Entry: 2020.00 – 2022.00

Target/Reward:  2034.00 ($12 – $14)

Stop Loss: 2014.00 ($6 – $8)

(ideal SL di bawah 2012)

Risk Reward: 1: 2 

 

Opsi SELL jika Support ditembus

(atau cek di artikel untuk area alternatif)

Entry: 1998.00 – 2000.00

Target/Reward: 1986.00 ($12 – $14)

Stop Loss: 2006.00 ($6 – $8)

Risk Reward: 1: 2

 

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisis dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

 

Berikut ini berita dan analisis emas hari ini 22 Januari 2024 yang dipersembahkan oleh Agrodana Futures:

 

Pergerakan Harga Emas Hari Ini 22 Januari 2024

Emas ditutup naik di zona 2029 pasca sentuh zona 2039 sebagai level tertinggi di sesi perdagangan hari Jumat. Meski demikian kenaikan belum berhasil melewati resistance psikologis 2048 – 2050, dan pasar masih dalam status ‘wait and see’.

 

Penggerak Pasar

Secara keseluruhan, dolar mengalami penurunan setelah penguatan sebelumnya, didukung oleh penurunan imbal hasil Treasury AS yang juga berbalik turun saat penutupan sesi NY.

Sementara dari data ekonomi, penjualan rumah yang sudah ada (existing home sales) di bulan Desember mencatat penurunan di 3.78M, lebih rendah dari ekspektasi 3.82M. Data ini cenderung turun dibanding bulan sebelumnya 3.82M yang direvisi ke 3.77M.

Menurut Freddie Mac, rata-rata suku bunga KPR 30 tahun kini mencapai 6.60% per 18 Januari, turun dari 6.66% di minggu sebelumnya, tapi naik jika dibanding setahun lalu 6.15%. 

Sentimen konsumen dari Michigan menunjukkan kenaikan dari 69.7 menjadi 78.8. Data ini berada di atas ekspektasi 70.0. Meski demikian, ekspektasi inflasi 1 tahun turun dari 3.1% menjadi 2.9%, sedangkan ekspektasi inflasi 5 tahun berada di 2.8%, turun dari sebelumnya 2.9%.

Investor sedikit mengabaikan data utama yang dianggap masih jauh di bawah level sebelum pandemi dan cenderung fokus pada ekspektasi inflasi tersebut yang kini menunjukkan angka di bawah level 2020. 

 

Fed Speaker

Presiden Fed San Francisco, Mary Daly muncul di penghujung sesi NY dan muncul dengan pernyataan bahwa terlalu dini untuk memikirkan pemangkasan suku bunga sudah dekat. Menurutnya masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam mengatasi inflasi sehingga terlalu dini untuk berpikir bahwa pemangkasan akan segera terjadi. 

Sebelumnya, Austan Goolsbee, Presiden Fed Chicago berkomentar Fed perlu memperhitungkan suku bunga jika memang inflasi menunjukkan kemajuan. Goolsbee melihat inflasi harga barang kembali normal dan ada perkembangan mengejutkan dalam inflasi jasa.

Fed perlu melihat lebih banyak kemajuan dalam inflasi perumahan. 

Dalam pernyataannya, Goolsbee menekankan pasar seharusnya fokus pada data ekonomi. Saat tingkat pengangguran naik, maka dia cenderung naik dengan cepat, tapi kita belum mengalami hal itu, tambah Goolsbee. Jika perkembangan inflasi berbalik (naik), maka kenaikan suku bunga bisa dilakukan. 

Baik Goolsbee, Bostic, maupun Daly cenderung mengindikasikan bahwa pemangkasan hanya akan terjadi jika inflasi menunjukkan proses melunak sampai target 2% dan berkelanjutan, dan semakin cepat penurunan inflasi, semakin cepat pula potensi pemangkasan tersebut. 

 

Fokus Hari Ini

Tidak ada data ekonomi yang signifikan berpengaruh pada emas hari ini dari AS. Sementara pagi ini PBOC kembali menahan suku bunga pinjaman utama LPR 1 tahun di 3.45% dan 5 tahun di 4.2%, mengikuti keputusan terhadap suku bunga MLF minggu lalu.

Hal ini mempengaruhi sentimen pasar yang menginginkan tindakan nyata dari China (Pemerintah maupun Bank Sentral) untuk mendukung ekonomi China yang sedang terpuruk. Melemahnya ekonomi China juga berdampak pada tingkat permintaan komoditi, termasuk emas.

Rintangan berikutnya untuk emas yang terdekat diperkirakan akan bergantung pada keputusan BOJ yang akan diumumkan besok di sesi Asia. Suku bunga diharapkan tidak berubah, tapi investor akan mencermati petunjuk dari bank sentral Jepang tentang syarat yang harus dicapai sebelum BOJ memutuskan mulai memperketat kebijakan longgarnya. 

Petunjuk BOJ bisa memperkuat Yen (melemahkan dolar) sehingga emas berpeluang naik. Tapi jika BOJ tidak memberi petunjuk apapun, bahkan cenderung mengulang kembali fokus mereka pada pertumbuhan dan negosiasi upah musim semi, atau bahkan ‘tidak ragu melakukan tindakan pelonggaran tambahan jika diperlukan’, maka emas berpotensi tertekan turun. 

Sementara dari sisi data ekonomi minggu ini akan fokus pada Manufacturing dan Services PMI AS di hari Rabu, klaim pengangguran AS di hari Kamis, dan data PCE inti di hari Jumat. 

 

Note: Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

 

Analisis Teknikal Gold

Candle daily ditutup bullish, tapi belum mampu sentuh ataupun tutup di dekat zona 2048 – 2050 yang sampai saat ini masih menjadi resistance kuat. Area 2028 – 2032 juga memiliki potensi yang relatif kuat sehingga sejauh ini menahan kenaikan. Support 2016 – 2018 dan juga 2001 – 2005 akan menjadi area yang wajib diawasi!

Penurunan di bawah 2001 – 2005 akan memberikan dampak penurunan lanjutan dan berpotensi melirik area 1977 – 1980an. Sebaliknya penembusan di atas 2048 – 2050 akan memberi dorongan yang lebih kuat dengan resistance target terdekat 2062 – 2065.

 

Pergerakan Harga Emas dan Forex Hari Ini 22 Januari 2024 gh4

 

Grafik Harga H4

Di H4, harga bertahan di atas zona 2015 – 2020, tapi juga belum mampu menunjukkan dorongan di atas 2048 – 2050. Dengan kata lain emas masih terjebak di zona tengah untuk saat ini sehingga kekuatan bullish maupun bearish cenderung masih seimbang.

Kenaikan tetap berpotensi mengalami rintangan saat mendekati zona 2048 – 2050, di mana resistance trendline (garis biru) saat ini berada di zona 2047/2048.

Selama area ini belum ditembus, maka kenaikan cenderung bersifat terbatas. Sebaliknya, jika area tersebut berhasil ditembus, maka emas bisa lanjut mengincar zona resistance terdekat berikutnya kisaran 2062 – 2065. 

Di sisi penurunan, zona 2015 – 2020 tetap diperkirakan bagian dari zona support yang efektif untuk beberapa waktu ke depan. Jika tembus, maka area support terdekat berikutnya sekaligus psikologis berada di kisaran 2005 – 2008 sehingga penembusan zona ini akan berdampak pada penurunan di bawah zona 2000. Dan demand lebih kuat diperkirakan  berada di zona 1972 – 1974.

Baik tekanan turun maupun dorongan naik akan bergantung pada data ekonomi. Data yang lemah akan mendorong emas naik, dan data yang kuat akan menekan emas turun.

 

Pergerakan Harga Emas dan Forex Hari Ini 22 Januari 2024 gh1

 

Grafik Harga H1

Per jam 9.47 WIB, harga berada di 2029.27, dengan high di 2031.94 dan low 2025.25. FR 61.8% tetap bertahan karena kenaikan hingga 2039 di malam hari gagal divalidasi dengan penutupan di atas FR 61.8% sehingga dikatakan false breakout. Di sisi lain, penurunan saat ini tertahan di zona FR 38.2% 2023. 

Support trendline ditarik dari titik bottom 2001.74 dan titik kedua di 2007.28. Extension line dari trendline tersebut berada di zona orange yang berarti area 2016 – 2018 cenderung diharapkan sebagai support kuat. Ini berarti zona buy potential bisa diharapkan di zona tersebut, dengan Stop Loss di bawah trendline atau di bawah zona 2015. 

Jika harga berhasil tembus FR 61.8%, maka peluang bullish lebih konfirm sebagai penanda reversal. Sebaliknya, jika harga kembali turun dan tembus di bawah FR 0% 2001.74, maka tren turun akan berlanjut dan lebih konfirm. 

OPSI sell bisa dilakukan jika 2015 ditembus, dan target terdekat zona 2001 – 2005. Tapi jika 2001 berhasil ditembus, maka penurunan berpotensi lanjut. 

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!

 

Mau mulai berdagang emas? Yuk, di Agrodana Futures aja!

Banner Agrodana Futures

 

Sobat HOOQ.ID, teman-teman Anda pasti banyak yang kebingungan tentang investasi emas saat ini.

Bisa jadi, Andalah orang yang pertama tahu di group Anda mengenai investasi emas. Jadi, jangan lupa share artikel ini di group Anda, terima kasih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Sumber Data:

Sumber Gambar:

  • Emas – https://bit.ly/3XCw3Yi

Update Harga Emas Hari Ini 22 Januari 2024, Naik atau Turun?

REKOMENDASI  Tukar Valas? Cek Dulu Kurs Dollar Hari Ini 5 Januari 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *